Berburu ke padang datar dapatlah rusa belang kaki
Berguru kepalang ajar (terputus sebelum tuntas) bagaikan bunga
kembang tak jadi.
Pantun ini mengingatkan kepada kita
pentingnya berguru atau belajar (menempuh pendidikan) setinggi mungkin pada
suatu bidang keahlian, agar ilmu yang diperoleh dapat menghasilkan karya nyata
dan manfaat bagi orang banyak. Bukan penguasaan ilmu yang serba tanggung.
Pantun yang sejalan dengan itu,
lebih menegaskan perlunya berdalam-dalam menuntut ilmu, jangan hanya
mendapatkan ilmu dari mendengar sepintas saja.
Sadang
baguru kapalang aja, lai bak bungo kambang tak jadi.
Kunun
kok dapek dek mandanga, indak didalam dihalusi.
Sedangkan berguru kepalang ajar, bagaikan bunga kembang tak jadi.
Konon pula mendapatkan (ilmu) dari mendengar-dengar saja, tidak (bisa)
didalami secara halus (mendalam dan menyeluruh).
Berguru
atau belajar pada orang yang pakar di bidangnya merupakan keharusan dalam
berguru atau menempuh pendidikan. Para pakar suatu bidang keahlian tertentu,
pada masa sekarang, terdapat di perguruan tinggi atau lembaga pendidikan
semacamnya.
